Rabu, 25 Juli 2018

Manggala Agni KLHK Sarolangun Dalam Apel Siaga Karhutla Kabupaten Merangin 2018

Merangin, 25 Juli 2018
     Merangin telah meningkatkan status karhutla menjadi status darurat karhutla (17/07/18). Harapan kedepannya agar dapat mengatasi karhutla sedini mungkin mulai dari Satgas sampai kepada masyarakat. Kita mesti siaga, karhutla ini sudah menjadi fokus semua pihak yang terkait, TNI, Polri, BPBD Merangin, Manggala Agni & seluruh pihak-pihak terkait karhutla ini, tutur Al-Haris. Kita juga akan mengahadapi Asean Games Jakarta/Palembang, kita harus menjaga event akbar ini, jangan sampai acara ini tercoreng oleh adanya kabut asap yang menyelimuti kota2 tempat dimana ajang tersebut diselenggarakan, tambahnya.

     Manggala Agni KLHK dengan situasi seperti ini mesti siap dalam menanggulangi karhutla ini, kita akan siap disegala lini termasuk wilayah Merangin yang notabene memang sebagai Wilayah Kerja Daops Sarolangun. Kita akan siap mengerahkan personil saat harus menghadapi Groundcheck jika memang diperlukan, kita akan berkoordinasi ke berbagai pihak demi kelancaran kegiatan penanggulangan karhutla ini, tutur Kadaops Manggala Agni Sarolangun Bapak Muhamad Hakim saat dimintai keterangan terkait karhutla.

    Kita sudah menetapkan status siaga kathutla sejak 17 Juli yg lalu, mengingat bahwa saat ini kita sudah masuk pada musim kemarau. Yang jelas asap ini belum pasti, belum kita selidiki asalnya dari mana, apakah ini asalnya yang disebabkan oleh kebakaran lahan & hutan di Merangin atau ini malah asap kiriman dari luar daerah mengingat kita ini berdekatan dengan Kabupaten-kabupaten lain yang rawan karhutla. Yang jelas saat ini 2018 Merangin sudah terdapat 11 Hotspot yang ada di Merangin terhitung dari awan bulan 2018 ini, jawab Bupati Merangin Al- Haris saat dikonfirmasi perihal penetapan status siaga karhutla Merangin dan mengenai adanya asap.

       Harapan kita semoga pemerintah dapat memastikan bahwa tidak ada lagi asap yang akan menggangu jalannya Perhelatan Asean Games pada Agustus nati, dan marilah bersama kita sukseskan acara/event besar ini. Tidak hanya itu, setelah Event Asean Games itu pun kita tetap harus mengantisipasi, kalau perlu selama-lamanya agar jangan lagi ada kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap itu, jawab Bupati Merangin saat ditanyakan harapannya setelah apel siaga karhutla Kabupaten Merangin. Kemudian kita semua harus dapat memastikan nantinya kedepan jangan ada lagi masyatakat yang membuka lahan dengan cara dibakar atau sengaja membakar dan harapannya agar masyarakat dapat sadar bahaya akan kebakaran hutan dan lahan tersebut, kita sosialisasikan besama langsung kepada masyarakat, agar nantinya masyarakat jangan lagi ada yang mengatakan bahwa kami tidak atau pura-pura tidak tahu akan larangan membuka lahan dengan cara dibakar. Nah inilah cara dan upaya kita dalam mengurangi adanya tirik Hotspot di Kabupaten Merangin ini, tambahnya.

       



(Humas Galaag KLHK Sarolangun)





Pemadaman Gabungan Tim Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun Bersama Manggala Agni KLHK Sarolangun

Rabu, 19 Juli 2018.

     Berawal dari laporan tim Groundchek gabungan, satgas karhutla Sarolangun yaitu TNI, Polri, BPBD, Dinas TPHP, Dinas Damkar, KPHP Ulu Sarolangun dan Manggala Agni KLHK Sarolangun. Tim GC melaporkan temuan lahan yang sedang terbakar di jarak -+ 1 Km dari titik nol Hotspot yang di Groundchek. Kemudian laporan tersebut ditindaklanjuti tim yang berada di Posko Manggala Agni KLHK  Daops Sarolangun yang diperintahkan Kadaops Galaag KLHK Daops Sarolangun Bapak Muhamad Hakim untuk melakukan pemadaman dilokasi tersebut. Lokasi pemadaman terletak pada Desa Sungai Baung Kecamatan Sarolangun dengan besaran lahan yang terbakar sekitar 3 Ha dan lahan yang dapat dipadamkan oleh anggota yaitu sekitar 1,5 Ha. 

     Langkah-langkah yang diambil yaitu dengan dengan metode pemadaman langsung ke titik api yang masih berkobar agar dapat meminimalisir kebakaran dan menjaga agar api tidak dapat menjalar dengan cepat ke areal lahan yang belum terbakar. Tim Satgas saling bahu-membahu untuk dapat mengatasi dan mematikan api dilahan tersebut. Harapan kita semoga sinergitas ini serta kekompakan kita dilapangan tetap terjalin. (Humas Daops Sarolangun)




Selasa, 17 Juli 2018

Sinergitas, Kekompakan Satgas Karhutla Kab. Sarolangun

GROUNCHECK AJA KOMPAK…APALAGI YANG LAIN…!!!

Sarolangun, 16 Juli 2018.

     Groundcheck aja kompak, apalagi kegiatan yang lainnya…beginilah penuturan rekan-rekan Manggala  Agni KLHK Sarolangun saat setelah melakukan Groundcheck bersama Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun. Berulang-ulang kita melakukan GC dibeberapa titik yang berbeda, selalu saja kekompakan yang selalu kita utamakan saat dilapangan bersama Anggota lain yang terhimpun di dalam Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, KPHP dan OPD Lainnya. Kita puas dengan apa yang kita lakukan hari ini, kita lakukan GC dan kita sampai kepada titik nol dari titik koordinat HS yang dimaksud. Temuan dilapangan adalah lahan yang telah terbakar dan kemudian ada juga lahan yang telah terbakar namun masih menyisakan sisa-sisa dari api kebakaran hutan dan lahan tersebut, begitu ungkapan rekan Manggala Agni KLHK Sarolangun yang terlibat langsung dalam Grouncheck pada tanggal 15 Juli 2018.
    Titik Hotspot yang terpantau dari Software Lapan Fire Hotspot tanggal 15 Juli 2018 menunjukan ada 8 titik Hotspot yang terdapat di Wilayah Kerja Manggala Agni KLHK Sarolangun, 7 di Kabupaten Sarolangun dan 1 di Lintas Kabupaten yaitu Kabupaten Merangin antara lain; 4 Hotspot Kecamatan Mandiangin Kab. Sarolangun, 1 HS Kecamatan Sarolangun Kab Sarolangun, 1 HS Kecamatan Cermin Nan Gedang Kab. Sarolangun, dan 1 HS Kecamatan Muara Siau Kab. Merangin.
     Sudah merupakan tugas kita untuk melakukan Groundcheck dimanapun titik Hotspot itu berada, namun kita juga harus  menganalisis akses menuju titik Hotspot tersebut, karena jika tidak bisa terjangkau oleh anggota yang dalam artian memakan waktu dan tenaga pasti akan terkuras habis, ini sama saja bunuh diri, ujar Kadaops Manggala Agni KLHK Sarolangun Bapak Muhamad Hakim. Kita harus tepat dalam mengambil keputusan, dan keputusan kita melakukan GC di 7 titik Hs yang ada di Sarolangun, dan 1 di Kabupaten Merangin adalah keputusan yang benar, mengingat kondisi cuaca saat ini yang telah berjalan pada musim kemarau. Alhasil kita benar-benar menemukan lahan yang telah dibakar dengan luasan yang cukup besar, rata-rata 5 Hektar, tambahnya.
     Pesan saya untuk rekan-rekan semua, jaga fisik, kesehatan dan hati-hati dalam menjalankan tugas, karena kita semua ditunggu oleh keluarga dirumah. Dan yang lebih terpenting jaga selalu kekompakan kita bersama tim Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun. Ucap Kadaops Galaag KLHK Sarolangun Bapak Muhamad Hakim. (Humas Galaag Klhk Sarolangun)

Manggala Agni KLHK Sarolangun Menghadiri Rakor Karhutla Di Kab. Merangin

MANGGALA AGNI LINTAS KABUPATEN

Sarolangun, 17 Juni 2018

   Rapat Koordinasi  Pencegahan & Penanggulangan Kebakaran Hutan Dan Lahan Kabupaten Merangin dipimpin langsung oleh Bupati Merangin Bapak Al- Haris, S.SOS, M.HUM. Dalam pidato pembuka Rakor beliau menyampaikan perihal tentang dukungan perhelatan akbar Asean Games yang akan diselenggarakan pada bulan Agustus nanti di Jakarta/Palembang. 
     Kita Flashback pada tahun 2014-2015 yang lalu, adanya sejumlah kabut asap yang diproduksi oleh Pulau Sumatera yaitu Palembang, Riau, Jambi dan sekitarnya yang kemudian masuk kewilayah Singapura, kemudian Singapura protes dan kemudian nota protes diajukan. Dan kemudian Presiden bersama jajarannya memutuskan suatu kebijakan darurat karhutla untuk Indonesia tegasnya dihadapan para peserta Rapat Koordinasi tersebut.
    Asean Games tinggal menghitung hari, seharusnya memang kita harus siap siaga agar perhelatan akbar ini dapat berjalan dengan baik tanpa gangguan asap yang nantinya jika saat Asean Games tiba-tiba masing-masing daerah rawan karhutla ini tidak dapat menanggulangi karhutla dan kemudian menimbulkan asap, maka hancurlah kita, buruklah Indonesia, merah ponten kita rakyat Indonesia dihadapan dunia. Jadi mari kita jaga hutan kita agar bukan karena ada Asean Games ini saja sebenarnya, seterusnya…sampai kapanpun mari kita jaga udara kita agar tetap layak untuk dihirup dan banyak sekali keruhian yang ditimbulkan dari munculnya asap tersebu sambungnya. Mari kita bersama-sama, bahu-membahu saling bersinergi untuk menanggulangi dan mencegah karhutla ini. Karena kalau kita bekerja sendiri-sendiri kita susah, tidak bias kita bekerja sendiri-sendiri, kita harus bersama,  bergabung untuk hasil yang baik. Mudah-mudahan Tuhan dapat menolong kita asalkan kita ikhlas mengerjakannya, ujarnya.

Hadir dalam rapat antara lain;
-Bupati Merangin
-Kepala DPRD Merangin
-Sekda Merangin
-Dandim Sarko 0420
-Jajaran Danramil Se-Kabupaten Merangin
-Jajaran Polres Merangin
-Dinas Damkar
-Dinas Perkebunan & Holtikultura
-BPBD Merangin
-Camat Se-Kabupaten Merangin
-Manggala Agni KLHK Sarolangun (Kadaops Sarolangun & Anggota)
-Media Publikasi





  Hasil Rapat Koordinasi diputuskan beberapa Item antara lain: Penetapan status siaga dan pengaktifan Pos Komando yang dipimpin langsung oleh Dandim 0420/Sarko. Memetakan wilayah rawan karhutla pada 11 Kecamatan di Kabupaten Merangin, pemantapan koordinasi dan sinergitas antar OPD terkait. Menyusun rencana pelaksanaan Apel Siaga Karhutla Kabupaten Merangin. (Humas Galaag KLHK Sarolangun)