Jumat, 28 September 2018

GERAK SERENTAK TIM SATGAS DALAM PENANGGULANGAN BENCANA KARHUTLA DI KABUPATEN SAROLANGUN & MERANGIN

Pantauan terkait perkembangan munculnya Hotspot terus dilakukan setiap hari waktu demi waktu. Diketahui dari laporan-laporan yang didapat dari Group Satgas media sosial penghubung komunikasi, tim selalu memonitor segala laporan titik hotpot yang didapatkan dari beberapa sumber terpercaya, antara lain Software Lapan Hotspot, Web Sipongi dan BMKG. Hari ini 28 September 2018 giat Groundchek dilakukan dibeberapa titik koordinat yang berbeda, yang pertama berada pada  koordinat: S. -1° 51’ 0.0”, E. 102° 21’ 18.0” berada di Desa Dusun Baru Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin yang terbit tanggal 27 September 2018. Titik Koordinat yang kedua berada di Desa Kampung Tujuh Kecamatan Cermin Nan Gedang Kabupaten Sarolangun dengan Koordinat: S. -2.32059621811, E. 102.52154541 yang terbit hari ini. Dibawah Komando Dandim 0420/Sarko satgas Karhutla siap siaga dalam menindaklanjuti munculnya hotspot yang didapat dari beberapa sumber, tim bergerak melakukan pencarian ke titik-titik hotspot tersebut. Dalam pencarian kelokasi koordinat Hotspot yang diketahui berada di Desa Dusun Baru Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin tim berhasil ke titik Nol koordinat, dan tidak menemukan kejadian kebakaran melainkan hanya kebun karet yang produktif. Namun, dalam pergerakan tim menyisir lokasi sekitar terdapatnya Hotspot tim menemukan lahan yang  telah tebakar dengan titik koordinat: S. -1.84279, E. 102.39210. yang berjarak 2 Km dari titik hotspot dwngan luasan -+ 4 Ha. Menemukan lahan tersebut tim satgas langsung melakukan pendinginan dengan peralatan manual dan peralatan pemadaman lengkap yang dibawa oleh Dinas Damkar Kabupaten Merangin, karena tim menemukan masih terdapat sisa-sisa api dari kebakaran lahan tersebut. Kemudian dalam pergerakan menuju titik balik tim kemudian kembali menemukan lahan yang diindikasikan akan siap dibakar yang merupakan kebun karet yang telah ditebang tebas dengan koordinat: S. -1.86064, E. 201.36792 dengan luasan 1 Ha. Tim melakukan pencarian kepemilikan lahan terkait temuan untuk mendata hal-hal yang diperlukan dalam proses pelaporan dan pendataan serta bersosialisasi langsung kepada unsur masyarakat.

Pada kesempatan lain tim yang tergabung dalam Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun kembali mendapat perintah dari Komandan Satgas Dandim 0420/Sarko untuk melakukan groundchek di Desa Kampung Tujuh Kecamatan Cermin Nan Gedang dengan koordinat: S. -2.32059621811, E. 102.52154541. Hotspot terbit pada pukul 15:38 WIB. Dalam pergerakan tim tidak sampai ke titik nol koordinat terkendala kondisi medan yang sulit untuk ditempuh “Akses Jalan Yang Sulit” dengan topografi perbukitan. Dalam penyisiran tim menemukan lahan yang telah terbakar berjarak 1,2 Km dari titik hotspot dengan bahan bakar tebangan hutan. Luasan lahan terbakar terbut -+ 3 Ha. Tim melakukan pemadaman dengan peralatan manual yang dibawa berupa jetshutter, kondisi saat ini lahan tersebut dapat dipadamkan dan tim dalam perjalanan pulang ke markas tetap melakukan sosoialisasi terkait karhutla.

“Seluruh jajaran Satgas Karhutla yang monitor segera bawa peralatan pemadaman kebakaran menuju Desa Pulau Lintang dipinggir jalan Lintas Sumatera sebelah kanan apabila kita dari Sarolangun, api membesar dibawah sutet...mohon responnya saya dilokasi” begitu penuturan Komandan Satgas dalam media sosial penghubung komunikasi Satgas. Dansatgas yang telah terlebih dahulu berada di lokasi memerintahkan seluruh jajaran yang tergabung dalam Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun untuk segera bergerak untuk memadamkan karhutla yang sedang terjadi didesa Pulau Lintang. Serentak seluruh pimpinan dari masing-masing jajaran merespon perintah tersebut dan memerintahkan untuk tim bergerak cepat menuju lokasi yang dimaksud. Tim Manggala Agni Daops Sarolangun yang bertugas  pada saat itu sedang berada dilokasi pemadaman di Kelurahan Aur Gading pada koordinat: S. -2.27399, S.102.71263, laporan didapat dari Komandan Regu 3 Daops Sarolangun. Saat itu tim telah melakukan pemadaman dari pukul 16:30 WIB sampai selesai yang diketahui luasan lahan terbakar tersebut berkisar 1.5 Ha lalu kemudian mendapat perintah lanjutan untuk pemadaman dari Kepala Daops Muhamad Hakim untuk segera bergerak menuju lokasi karhutla yang dikabarkan oleh Dansatgas Karhutla Dandim 0420/Sarko. Karhutla Desa pulau lintang yang setelah di Plot dalam sistem pemetaan karhutla tersebut ternyata masuk kedamalam Desa Dusun Dalam Kecamatan Bathin VIII tersebut dilakukan pemadaman mulai dari pukul 18.50 s/d  pukul 22.35 WIB. Seluruh tim dari masing-msing jajaran bergerak membantu pemadaman. Kekompakan tim Satgas diperlihatkan kembali dalam proses pemadaman Karhutla kali ini, mulai dari pemadaman, pengamanan/pengatur lalulintas sampai dengan penegakan hukum sehingga pemadaman kembali dilakukan maksimal bersama Tim Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun. Pemadaman sukses, dan akan dilakukan monitoring & Mopping Up kembali keesokan hari untuk memastikan padamnya api karhutla setelah pemadaman malam ini.

Personel yang terlibat dalam semua kegiatan pada hari ini, tergabung dalam satgas karhutla antara lain;
1. TNI
2. Polri
3. BPBD Kabupaten Sarolangun & Merangin
4. Dinas Damkar Kabupaten Sarolangun & Merangin
5. KPHP Kabupaten Merangin
6. Manggala Agni KLHK Daops Sarolangun

Humas Daops Sarolangun/Harry.


GIAT GC MERANGIN
DESA DUSUN BARU


GIAT GC SAROLANGUN
DESA KAMPUNG TUJUH


PEMADAMAN KARHUTLA
KEL. AURGADING


PEMADAMAN KARHUTLA  KEL.AURGADING


PEMADAMAN KARHUTLA
DESA DUAUN DALAM


APEL PEMADAMAN KARHUTLA
DESA DUSUN DALAM

Rabu, 26 September 2018

KELALAIAN YANG BERUJUNG KEBAKARAN LAHAN

Indikasi kebakaran kali ini lagi-lagi kelalaian. Lahan tebas tebang yang sudah mengering terbakar, dan alasan pemilik adalah karena ketidaksengajaan. Sampai kapan masyarakat kita begini, ini membahayakan, karena Tim meyakini bahwa ini sengaja dibakar kemudian ditinggalkan.

Berawal dari pantauan titik Hotspot melalui software Lapan Fire,  Hotspot terletak pada Tikor  S. 02.19944310188, E: 102.798492432E oleh Kepala Daops Manggala Agni KLHK Sarolangun Bapak Muhamad Hakim Segera diperintahkan untuk melakukan  Groundcheck dan tim yg bergerak menuju titik Hotspot yg dimaksud menemukan lahan sedang terbakar yang berjarak ± 500 meter dari hotspot yang berada di Desa Karang Mendapo Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun.

Kondisi lahan:
- Pemilik: Pak Abad
- Luas Lahan: -+ 4 Ha
- luas Teebakar: -+ 1.5 Ha
- Tutupan Lahan: Tebangan Karet
- Sumber Air: anak sungai/jarak 250 m dri lokasi kebakaran
- Kendala: Tidak ditemukan kendala berarti

Tim GC kemudian melakukan pemadaman awal/dini dan menemukan bahwa api tidak dapat dikendalikan dengan hanya menggunakan peralatan manual. Tim GC segera melaporkan kejadian ke Markas Galaag KLHK Sarolangun untuk bantuan tim pemadaman lengkap. Pemadaman berlangsung sekitar 2 jam lebih dikarenakan sumber air yang lumayan jauh dari lokasi kebakaran dan alhamdulillah dapat dipadamkan. Tim yang terlibat dalam pemadaman antara lain; 1. MANGGALA AGNI (15 ORG), 2. POLRI (3 ORG)

# Transportasi dan Peralatan :
- 1 unit mobil angkut
- 2 unit Jet Shooter
- 2 unit mesin Waterax
- 2 unit Kepyok
- 17 unit Fire Hose
- 1 Y Connector
- 2 unit Nozzle

Kondisi dilapangan saat ini telah kondusif, hanya akan tetap dilakukan Monitoring dan Mopping-Up pasca kebakaran untuk memastikan kebakaran benar-benar telah padam.

(HUMAS DAOPS SAROLANGUN/Harry)





Minggu, 16 September 2018

PEMADAMAN KEBAKARAN LAHAN DISEKITAR AREAL RUMAH SAKIT UMUM KABUPATEN SAROLANGUN

Sarolangun, 16 September 2018.

Kelalaian juga merupakan faktor pendorong terjadinya kebakaran hutan & lahan. Kali ini terjadi di wilayah kerja Manggala Agni KLHK Sarolangun, tepatnya di Desa Pelawan Jaya Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun. Berawal dari laporan masyarakat kepada salah satu anggota tim Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun, Manggala agni melalui Kadaops Bapak Muhamad Hakim yang mendapatkan laporan langsung menerjunkan pasukan Dalkarhutla kelapangan untuk pemadaman. Tim size-up Galaag KLHK Sarolangun yang terlebih dahulu sampai melaporkan akurasi laporan kejadian karhutla. Pemadaman  dilakukan menggunakan peralatan mekanis dengan 1 buah kendaraan tangki penyuplai air untuk pemadaman dan peralatan manual (Jetshutter). Pemadaman berlangsung selama 3 jam dengan kondisi lahan telah terbakar sekitar setengah jam berlalu. Tim Manggala Agni gabungan bersama Satgas Karhutla berhasil menjinakkan api sekitar pukul 16.07 WIB. 

Kejadian karhutla kali ini sungguh diluar ekspektasi, karena kebakaran kali ini terjadi karena ulah kelalaian manusia yang secara sengaja membakar tumpukan rumput dikebun yang kering, alhasil api menjalar dan sulit untuk dikendalikan. Upaya telah kita lakukan untuk menekan habis kejadian karhutla ditengah masyarakat. Giat Patroli rutin Daops terus dilakukan setiap hari yang isi dari kegiatan nya tersebut salah satunya adalah sosialisasi bahaya karhutla serta koordinasi bersama pemdes terus diupayakan. Semoga kedepannya masyarakat dapat faham dan mulai merubah pola kerja membuka lahan dengan cara dibakar.

- Lokasi: Desa Pelawan Jaya Kecamatan Pelawan Kabupaten Sarolangun
- Titik Koordinat: S. 02.37884, E.102.71548
- Luasan Terbakar: ± 1.5 Ha dari luasan lahan 3 Ha
- Pemilik Lahan: Masyarakat



Pemadaman dilaksanakan oleh: Satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun dengan tim Manggala Agni KLHK Sarolangun berada didalam barisan Satgas & masyarakat yang berada di lahan.

Tergabung dalam satgas:
- TNI
- Polri
- BPBD Sarolangun
- Masyarakat setempat

Dengan semboyan pantang pulang sebelum padam, Galaag KLHK Sarolangun melakukan pemadaman tanpa henti, tanpa keluh kesah. Maju terus untuk Sumatera bebas asap...
(Humas Daops Sarolangun)