Rapat Koordinasi Tim Penanggulangan Bencana Siaga karhutla Kabupaten Sarolangun Tahun 2018
Sarolangun, 08 Mei 2018
Upaya peningkatan kewaspadaan menghadapi karhutla di Kab. Sarolangun menghadapi Asean Games Jakarta/Palembang 2018. Dilakukan koordinasi antara instansi terkait yaitu terdiri dari beberapa unsur:
1. UNSUR TNI ( KODIM 0420 SARKO)2. UNSUR POLRES SAROLANGUN
3. UNSUR KEJAKSAAN NEGERI KAB. SAROLANGUN
4. UNSUR INSPEKTORAT KAB. SAROLANGUN
5. UNSUR BLHD KAB. SAROLANGUN
6. UNSUR DINAS TPHP KAB. SAROLANGUN
7. UNSUR DINAS KESEHATAN KAB.SAROLANGUN
8. UNSUR BPBD KAB. SAROLANGUN
9. UNSUR TAGANA DINAS SOSIAL KAB. SAROLANGUN
10. UNSUR DINAS DAMKAR KAB. SAROLANGUN
11. UNSUR BAGIAN HUKUM SETDA KAB . SAROLANGUN
12. UNSUR KORAMIL
13. UNSUR KAPOLSEK
14. UNSUR KECAMATAN & JAJARAN
15. UNSUR KPHP
16. UNSUR MANGGALA AGNI
18. UNSUR PMI KAB. SAROLANGUN
19. RELAWAN & DESA SIAGA API KECAMATAN PAUH DAN AIR HITAM
20. WARTAWAN
Harapannya agar dapat meminimalisir kejadian karhutla di Kab. Sarolangun menjelang pergelaran Asean Games Jakarta/Palembang 2018. Selain itu, didalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh bapak Sekda H. Thabroni Rozali, M.M, seluruh OPD terkait masing-masing menyebutkan kelengkapan sarpras pemadam karhutla dalam menghadapi musim kemarau yang saat ini di beberapa wilayah Kab. Sarolangun sudah memasuki musim kemarau.
Hal yang terpenting lainnya dari rapat koordinasi ini yang disampaikan oleh Dandim Letkol Kav. Rohiyat. H.A dari Kodim 0420 Sarko adalah sinergitas dari masing-masing unsur terkait yang terbentuk dalam satgas karhutla Kab. Sarolangun. Beliau pun menyampaikan dalam rapat agar Satgas Karhutla Sarolangun dapat menempatkan tim terpadu karhutla dibeberapa titik rawan karhutla Kab. Sarolangun, agar saat terjadi pembakaran atau kebakaran secepatnya dapat terdeteksi agar tidak terjadi kebakaran yang meluas dan secepatnya ditindaklanjuti.
Dalam kesempatan berbicara, Kadaops Manggala Agni KLHK Sarolangun, Bapak Muhamad Hakim menuturkan bahwa agar saat apel siaga yang akan dilaksanakan pada hari senin 14 Mei 2018 yang telah diagendakan nanti dapat melihat kekuatan sarpras karhutla dari masing2 perusahaan perkebunan dan lain2nya, jadi bukan hanya melihat peta kekuatan sarpras yang dipunyai oleh masing-masing OPD yang tergabung dalam Satgas karhutla, agar nantinya perasahan-perusahaan tersebut dapat memberikan kontribusi dalam pengendalian karhutla. Jadi tidak hanya mengadakan sarpras nya saja, tetapi juga mesti dapat memaksimalkan kegunaan dari sarpras itu sendiri termasuk sumber daya manusia nya. Selain itu Bapak Kadaops Manggala Agni KLHK Sarolangun juga memberikan informasi terkait patroli terpadu yang berada di beberapa titik wilayah rawan karhutla yang akan dijalankan dalam waktu dekat kepada peserta rapat koordinasi ucap beliau. Agar lebih bersinergi, peningkatan responsibiltas perusahaan (kebun, kehutanan dll) dan peningkatan penegakan hukum terutama untuk perambah juga harus diperkuat, tegas beliau.
Dalam rapat dikatakan juga bahwa Kab. Sarolangun saat ini telah dibagi dalam beberapa zona terkait pengendalian karhutla antara lain;
zona 1: Kecamatan Sarolangun Zona 2: kecamatan Bathin VIII
Zona 3: Kecamatan Limun, Kecamatan Singkut, Kecamatan Pelawan
Zona 4: Kecamatan Pauh , Kecamatan Air Hitam, Kecamatan Mandiangin
Harapannya Sarolangun dapat mencegah karhutla sedini mungkin, cepat kejar titik HS jika mendapat laporan titik HS dari berbagai sumber, dan yang terpenting adalah jaga kekompakan Satgas yang telah dibentuk, karena jika bersama semua terasa mudah, dengan bersama-sama kita dapat cegah karhutla, (ucap Sekda Kabupaten Sarolangun).
#Kementerian LHK
#Balai PPIKHL Wil. Sumatera
#Pemda Sarolangun
#Galaag KLHK Daops Sarolangun
PENYAMPAIAN KADAOPS (M. HAKIM)
DALAM KESEMPATAN BICARA DALAM RAKOR



Tidak ada komentar:
Posting Komentar